Taman Vertikal

Inilah Alasan Mengapa Taman Vertikal Dalam Rumah Terkini yang Baik Untuk Kesehatan

Taman vertikal biasa disebut sebagai dinding hidup. Model dekorasi hijau ini tengah populer di kalangan masyarakat, terutama taman vertikal dalam rumah dengan area yang cukup sempit.

Kunci agar taman buatan di dalam rumah berhasil adalah dengan mencukupi sinar matahari yang dibutuhkan oleh tanaman. Itu sebabnya, hal pertama yang harus Anda lakukan adalah menentukan sudut dinding mana saja yang akan terkena cahaya matahari dan mana yang tidak.

Tentukan ruang mana yang akan dijadikan sebagai kebun hidup. Jika ruang tersebut tidak mendapatkan cahaya, maka pilihlah tumbuhan yang sedikit bergantung pada sinar mentari seperti Tillandsia. Pasalnya, tanaman tersebut justru akan mudah tumbuh ketika diabaikan.

Taman Vertikal Dalam Rumah

Selanjutnya, pahami mengapa taman vertikal dalam rumah begitu penting bagi kesehatan serta memberi dampak visual yang baik untuk tamu-tamu yang datang. Berikut ulasannya.

  • Dinding hijau dapat membersihkan udara

vertikal garden dalam rumah

Dinding hijau yang berisi tanaman dapat menyaring materi partikulat dari udara, kemudian mengubah CO2 menjadi oksigen. Tiap satu meter dinding yang dijadikan sebagai taman vertikal dalam rumah, dapat mengekstrak kurang lebih 2,3 kg CO2 per tahun dan menghasilkan 1,7 kg oksigen.

Hal tersebut dibuktikan dari banyaknya penelitian tentang tumbuhan dan mikroba yang terdapat pada tanah mampu menyerap VOC yang berbahaya dan mengubahnya menjadi senyawa yang digunakan tumbuhan untuk makanan.

  • Mampu meningkatkan perasaan nyaman

Jika udara yang diperoleh anggota keluarga lebih bersih dengan sirkulasi yang baik, maka keluhan-keluhan sakit seperti iritasi mata, sakit kepala, sakit tenggorokan, serta rasa lelah pun akan berkurang dengan sendirinya. Alhasil, anggota keluarga akan merasa nyaman berada di rumah.

  • Taman vertikal mampu mengurangi suhu lingkungan

vertikal garden dalam rumah – image by. blog.spacestock

Secara statistik, tanaman mampu menyerap 50% sinar matahari dan 30% sisanya akan dipantulkan. Hal ini dapat membantu menciptakan iklim yang lebih sejuk dan menyenangkan selama musim panas.

Untuk memengaruhi suhu dalam ruangan, taman vertikal dalam rumah mampu mengurangi kebutuhan akan AC, kurang lebih sekitar 33%. Artinya, Anda dapat menghemat energi dan ikut mengurangi  global warming.

  • Mampu meredam kebisingan dari luar

Untuk yang tinggal di area perkotaan dengan keadaan luar yang terlalu bising, Anda dapat mengakali suara-suara tersebut agar tidak masuk ke dalam rumah dengan membangun kebun vertikal dalam tiap sudut rumah.

Hal tersebut terbukti jika tanaman mampu menyerap sekitar 41% lebih banyak suara daripada fasad tradisional dan ini menghasilkan pengurangan hingga 8 dB. Dengan demikian, rumah menjadi jauh lebih tenang.

  • Mampu menekan tingkat stres penghuni di dalamnya

Tinggal dan beraktivitas di lingkungan rumah yang memiliki banyak tanaman hijau memiliki efek positif pada suasana hati. Pasalnya, rumah yang ramah lingkungan dapat merangsang relaksasi guna mengurangi stres. T

ekanan darah, aktivitas jantung, ketegangan otot, dan aktivitas otak semuanya dapat ditingkatkan dengan melihat tanaman sedikitnya selama 3 hingga 5 menit. Baca juga, 6 Inspirasi Model Taman Vertikal Minimalis Terbaik

  • Taman vertikal dalam rumah dapat membantu meningkatkan produktivitas

Teruntuk yang bekerja dari rumah, Anda dapat memanfaatkan tanaman untuk meningkatkan produktivitas. Pasalnya, dengan memandangi taman vertikal dan menghirup udara segar, Anda bisa berpikir lebih positif dan fokus sehingga ide-ide kreatif dapat bermunculan dengan sendirinya.

inilah 6 alasan mengapa taman vertikal dalam rumah begitu penting bagi kesehatan. Bagi yang ingin membangun kebun hias sendiri di rumah, Anda dapat menggunakan jasa Tamanindo dengan pengerjaan yang cepat dengan hasil yang memuaskan. Tentunya, harga pun sesuai dengan kantong.

Anda mungkin juga suka...